Kamis, 07 Mei 2015

Pelatihan di Agats, Kabupaten Asmat

Pelatihan ini dimulai dengan pertemuan antara kami dengan PPKA (Panitia Peduli Keuskupan Agats) pada tahun 2014. Pada saat tersebut, PPKA memerlukan bantuan untuk program kesehatan di kabupaten Asmat.

Setelah kami menyelesaikan survey awal, merancang kegiatan, maka pada tanggal 13 - 25 April 2015 kami memberikan beberapa pelatihan di Agats. Pelatihan ini terlaksana atas kerjasama antara PPKA sebagai penyandang dana, Keuskupan Agats sebagai koordinator di lapangan, dan Yayasan Shanti sebagai pelatih.

Yang terlibat selama persiapan pelatihan ini adalah:
  • Pater Alexander Ardhiyoga dari keuskupan Agats, yang juga sempat menunggu tengah malam di pelabuhan untuk menjemput kiriman barang dari Jakarta.
  • Pak Richard dari bagian penyakit menular dinas kesehatan kabupaten Asmat
  • dr. Stephen Langi dari bagian pelayanan kesehatan dinas kesehatan kabupaten Asmat.
  • Bp. Hariadi Widiarta dari PPKA.
  • Nn. Yeni Kristanti, staf  PPKA yang berada di Agats. Yeni akhirnya menjadi tumpuan kami untuk berhubungan dan berkoordinasi dengan berbagai pihak di Agats. Hampir semua persiapan dikerjakan oleh Yeni.
  • Bp Daniel Wijaya rekan-rekan yang lain sangat membantu proses pengiriman dan penerimaan barang-barang ini.
  • Bp Jumasman (YD9SWQ), Bp Richard Robert Effruan (YD9SWS), Bp. Nasaruddin Idris (YD9SWT), Bp. M. Muzamil (YD9WDQ), Bp. Alosius Aitan (YD9SWC), Bp. Ridwan Baun (YD9WJB) dari Orari Agats yang membantu koordinasi persiapan pelatihan.


Pelatihan yang diberikan adalah tentang:
- Penyakit menular, pencegahan-penularan-deteksi dini-tanda bahaya
- Pembuatan antenna VHF sederhana
- APRS (Automatic Package Reporting System)
- Filter air sederhana
- Database sederhana



Pelatihan penyakit menular

Pembuatan antena

Mengukur SWR Antena buatan sendiri

Antena yang sudah selesai

Setting IGate di rumah YD9SWQ

Filter air sederhana

Suasana penghitungan barang


Salah satu pelatih terlantar di airport

Pelatih lainnya sedang "ngawan"
(istilah di asmat)





Selasa, 31 Maret 2015

Membantu BPBD Bojonegoro menyiapkan sistim peringatan dini

APRS (Automatic Packet Reporting System) adalah sebuah sistim pertukaran data yang menggunakan sarana radio komunikasi. Sistim ini bukanlah sesuatu yang baru, dan sudah dipakai oleh komunitas pengguna radio komunikasi sejak lama. Sistim ini dipilih oleh Shanti karena murah dan mudah perawatannya, dibandingkan dengan sistim lainnya.

Shanti membantu BPBD Bojonegoro untuk menyiapkan IGate, 2 buah tracker, dan 1 buah sensor ketinggian air sungai. Peralatan tersebut semuanya dihibahkan oleh Shanti, dengan catatan, apabila tidak terpakai di Bojonegoro, semuanya akan dikembalikan kepada Shanti.

Bimbingan sudah diberikan beberapa kali, tetapi mereka meminta untuk memberikan pendalaman. Sehingga, Shanti memberikan bimbingan untuk kesekian kalinya pada tanggal 2 – 6 Maret 2015.

Bimbingan diberikan kepada BPBD Bojonegoro, Idfos, Phospora, dan FPBI. Materi yang diberikan adalah sejak dari awal penyiapan Raspberry Pi sebagai Igate, pengaturan tracker dan Sensor, serta desain pemasangan sensor. Berdasarkan kesepakatan bersama, sensor akan dipasang di sebuah jembatan di dekat kali kening.

Sayangnya waktu tidak mencukupi bagi Shanti untuk hadir hingga pemasangan sensor di tepi sungai. Sehingga pihak BPBD dan Idfos harus mengerjakannya sendiri. Hubungan antara Shanti dan pihak-pihak di Bojonegoro tidak berhenti disini, tetapi akan tetap berlangsung terus.

Situasi Pelatihan
Peserta pelatihan