Senin, 29 Agustus 2016

Instalasi peralatan desalinasi

Shanti menyiapkan proses ini selama lebih dari 6 bulan terakhir, dimulai dengan diskusi dengan pihak terkait di Palue, pencarian dana, proses pembelian peralatan, hingga instalasi dan pelatihan.

Proses instalasi peralatan yang diperkirakan akan mudah, ternyata menghadapi banyak kendala. Tim harus bepergian palue-maumere beberapa kali, dan terpaksa harus menunggu kiriman barang dari jakarta. Shanti sangat bersyukur karena para tehnisi bersemangat tinggi untuk membantu dan tetap bekerja hingga proses instalasi - pelatihan selesai dengan baik.

Pada tanggal 20 Agustus 2016, peralatan desalinasi tersebut sudah berfungsi dan dihibahkan kepada pihak terkait di Palue. Tim dan masyarakat sudah mencoba hasilnya, dan pak Kades Reruwairere akan membawa sampel air untuk diperiksa di laboratorium setempat. Saat ini Palue sudah memiliki alat yang mengubah air laut menjadi air minum.

Perjanjian dengan pihak terkait di Palue adalah bahwa bila peralatan tersebut tidak digunakan ataupun gagal untuk dirawat sehingga tidak berfungsi, maka Shanti akan mengambil kembali seluruh peralatan untuk digunakan ditempat lain yang lebih membutuhkannya.

Shanti tetap akan memonitor penggunaan dan perawatan peralatan. Semoga semua berjalan lancar. Terima kasih yang sebesar-besarnya untuk pak Djon yang sudah tinggal disana selama 1 bulan. Sudah dipanggil Okamsi (Orang kampung sini).

Keseluruhan tim yang pergi:


Pak Nurly,
tehnisi air

Pak Sugiono,
tehnisi air

Pak Mukti,
tehnisi Genset

Mas Johandi,
tehnisi listrik

Pak Robert,
staf Kopernik

Nona Maria 'Swallow',
staf Shanti

Pak John 'Okamsi',
Staf Shanti

Pak Andre,
staf Shanti



Perahu yang membawa tim maumere-Palue

Tehnisi memeriksa air sumur setempat

Tehnisi filter sdg bekerja

Tehnisi Genset sedang memberikan pelatihan

Muka2 cerah stlh pelatihan genset

Tehnisi filter didalam tangki air

Tehnisi listrik sedang bekerja

Masyarakat membantu membuat kolam garam

Lokasi alat desalinasi

2 tehnisi air sedang bingung

Pelatihan pemakaian filter air laut

Anggota tim yg sedang kelaparan

Pemasangan pipa utk ambil air laut

Anak2 mencoba hasil air

Langsung dicoba minum

Masyarakat lain mulai ikut mengambil

Air laut bisa menghasilkan listrik

Promosi Kopernik di paroki Uwa

Promosi Kopernik di Paroki Lei

Staf kopernik yg haus difoto

Stres tinggi, mulai terlihat tanda2nya

Ada yg foto2 terus utk hilangkan stress

Ada juga yg lagi marahan

Pada saat pulang semua gembira





Sampai ketemu lagi Palue